Kupandangi langit sore di kotaku
CUkup indah dengan motif-motifnya
Sore di rumahku, Kota Singkawang
Aku duduk di depan pintu lantai atas
Ditemani bantal, pulpen DAN buku kecilku
Mencoret-coret apa yang ada di benakku sekarang
Terasa sangat hidup walau hanya aku sendiri manusianya
Kupandangi pohon mangga yang sudah kehilangan daun hijaunya
Kering.... tetapi tetap tegak berdiri.
Entah kapan kan berlutut di bumi
Aku... sendirian sebagai manusia
Bertemankan bantal, pulpen DAN buku kecilku
dan dimanjakan oleh angin sore yang berbaik hati tuk membelaiku
Aku rindu dengan hari-hari yang biasa ku lalui
Bersama manusia
Tapi itu bukan di kotaku
Ah.. baiknya jangan ku samakan
Kalaupun aku rindu... belum tentu manusia2 itu membalas rinduku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar